MANILA - Pasukan Filipina terus dihadapkan pada perlawan dari anggota separatis Moro National Liberation Front (MNLF). 15 anggota MNLF dilaporkan tewas dalam pertempuran terbaru.
"Kami berhasil menewaskan 15 anggota MNLF faksi Nur Misuari dalam satu kesempatan," ujar Kepala Penerangan Militer Filipina Letnan Kolonel Ramon Zagala, seperti dikutip Xinhua, Jumat (27/9/2013).
Zagala menambahkan, tidak ada korban jiwa dilaporkan dari pihak pasukan pemerintah. Tetapi Zagala tidak menjelaskan dimana lokasi peperangan tersebut berlangsung.
"Pertempuran itu berlangsung di pagi hari. Kami melawan sisa-sisa dari pihak separatis," lanjut Zagala.
Untuk saat ini, Zagala menjelaskan bahwa pihaknya melakukan operasi penyisiran untuk mencari sisa-sisa kelompok separatis. Menurut Zagala, pasukan MNLF yang ada saat ini merupakan pasukan yang menderita kekalahan telak.
Sekira 200 anggota separatis MNLF pimpinan Nur Misuari menduduki kota Zamboanga pada 9 September 2013. Tetapi pihak militer sempat mengepung pergerakan mereka dan terlibat pertempuran.
Pihak MNLF sempat menyandera beberapa warga sipil dan menjadikan mereka tameng hidup. Meski sempat melakukan perlawanan, pasukan pemerintah akhirnya berhasil memukul mundur dari kelompok MNLF tersebut.
(Fajar Nugraha)