Eksekusi Ricuh, Pemilik Rumah Melawan saat Diamankan Polisi

Rustaman Nusantara, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2013 13:15 WIB
Muslim dan keluarganya diamankan polisi (Foto: Rustaman/Sindo TV)
Share :

GROBOGAN - Eksekusi sebuah rumah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berlangsung ricuh, siang tadi. Pemilik rumah melawan saat petugas membacakan putusan eksekusi, hingga ditarik paksa polisi untuk diamankan.

Muslim dan seluruh anggota keluarganya terus melawan dan menghalangi petugas Pengadilan Negeri Purwodadi dan polisi yang hendak memasuki rumah untuk mengeluarkan seluruh isi rumah. Sempat terjadi aksi tarik menarik antara polisi dengan pemilik rumah.

Warga Desa Kronggen, Kecamatan Brati, itu kemudian diamankan ke kantor balai desa setempat. Setelah tidak ada perlawanan, polisi berserta petugas Kejaksaan kemudian mengeluarkan seluruh barang dari dalam rumah.

Menurut menantu Muslim, Suwardi Idris, pada 2007 ayah mertuanya melakukan mencairkan pinjaman dana sebesar Rp100 juta dengan agunan rumah melalui Bank Danamon. Pada 2010 sempat terjadi tunggakan pembayaran.

Atas tunggakan itu, pihak bank melelang rumah Muslim pada 2011 dan dimenangkan Rohatin warga Desa/Kecamatan Grobogan. Idris mengaku tidak diberi tahu perihal rumah yang sudah dilelang oleh pihak bank dan akan dilakukan penyitaan.

“Akan melakukan banding karena dianggap telah merugikan keluarga secara moral dan material,” kata Idris, Kamis (10/10/2013).

Sementara itu, Wakil Panitera Pengadilan Negeri Purwodadi, Riyadi, menyatakan tuntutan Rohatin sebagai pemenang lelang sudah sesuai prosedur. Pihaknya melakukan eksekusi paksa karena Muslim menolak mengosongkan rumah.

“Eksekusi dapat dilaksanakan setelah seluruh anggota keluarga Muslim diamankan polisi di Balai Desa Kronggen,” ujar Riyadi.

Eksekusi itu menjadi perhatian warga hingga berdatangan untuk menyaksikan. Sejumlah pengendara yang melintas juga berhenti hingga sempat terjadi penumpukan kendaraan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya