Nama Korban Tragedi Bintaro II Diabadikan Jadi Balai Pelatihan

Djamhari, Jurnalis
Kamis 19 Desember 2013 14:18 WIB
Share :

BEKASI- Sofyan Hadi, nama teknisi kereta api yang menjadi korban tewas dalam Tragedi Bintaro II diabadikan menjadi nama Balai Pelatihan Teknik Perkeretapian (BPTP). PT KAI resmi menggunakan nama Sofyan untuk BPTP, Kamis (19/12/2013). 

Menurut Direktur Sarana PT KAI, Bambang Eko Martono, pemberian nama BPTP yang berlokasi di Jalan Perjuangan No. 25 Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi itu, merupakan bentuk penghargaan PT KAI kepada Sofyan. "Totalitas pengabdian almarhum terhadap PT KAI, yang menjadi alasan kami mengabadikan nama Sofyan Hadi dan korban lainnya," ujarnya, usai meresmikan Balai tersebut, Kamis (19/12/2013).

Bambang menjelaskan, pihaknya mengetahui sebelum kejadian tabrakan itu, Sofyan Hadi dengan berani sempat memberitahu kepada penumpang bahwa kereta api akan bertabrakan dengan truk tangki di depan.  "Dia berani dan total dalam bekerja. Bisa saja meninggalkan posisi tempat duduknya dengan mencari tempat yang aman. Namun tidak dilakukan almarhum. Ini dianggap sebagai bentuk pengabdian dirinya terhadap pekerjaannya," imbuh Bambang.

Dia berharap pengabdian almarhum itu dapat dijadikan contoh bagi karyawan yang lain dan dikenang sepanjang masa. PT KAI tidak hanya membuat Balai di Bekasi untuk Sofyan Hadi. Namun, ada dua balai lagi dibuat PT KAI guna dua korban meninggal lainnya dari Pegawai PT KAI, yakni, Darman Prasetyo (masinis) yang dijadikan nama Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Darman Prasetyo, yang berlokasi di Yogyakarta dan Agus Suroto (asisten masinis) dijadikan nama Balai Pelatihan Operasional dan Pemasaran (BP-OPSAR), yang berlokasi di Bandung.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya