KAIRO – Seorang mahasiswa Universitas Zagazig, Mesir yang juga pendukung dari mantan Presiden Mohamed Morsi ditembak mati saat bentrok dengan polisi setempat. Mahasiswa tersebut tertembak dibagian dadanya.
"Bentrokan tersebut terjadi ketika para mahasiswa melakukan protes dan polisi melepaskan tembakan gas air mata ke dalam kampus," tutur salah satu pejabat Mesir, seperti dikutip The Peninsula, Selasa (15/4/2014).
Pendukung Morsisecara teratur melakukan protes di depan kampus. Mereka tidak turun ke jalan besar setelah pihak polisi melakukan kekerasan terhadap pendukung Morsi lainnya.
Menurut laporan, bentrokan tersebut juga melukai sekira tiga mahasiswa dan tiga lainny ditangkap. Wartawan yang sedang meliput juga mengalami luka ketika bentrokan tersebut terjadi.
Protes besar-besaran tersebut terjadi setelah digulingkannya MOrsi pada Juli 2014. Sebelumnya dikabarkan seorang wanita juga tewas setelah di tembak pada 28 Maret 2014 oleh pihak kepolisian.
Insiden tersebut terjadi ketika mereka menolak tawaran presiden baru Abdel Fattah Al Sisi yang merupakan mantan kepala militer.
(Fajar Nugraha)