JOMBANG - Badai telah berlalu. Masudin, terapis tuna rungu fenomenal asal Jombang, kini bisa tersenyum lebar setelah praktik pengobatannya yang sempat ‘ditutup’ paksa, kini justru mendapat dukungan luas dari tokoh nasional dan para pejabat.
Pembukaan kembali praktik pengobatan Masudin kemarin dihadiri para pejabat dan penyanyi tembang religi Opick. Bahkan bersama Opick, Masudin mengaku telah membuka praktek terapi tunarungunya di enam negara, di antaranya Australia, Singapura, Inggris, Belanda, dan Amerika. Dia menegaskan, di negara-negara maju tersebut praktik terapinya diterima dengan sangat baik dan tidak diributkan seperti di Indonesia, dengan alasan belum mengantongi izin dan metodenya tidak ilmiah.
Acara pembukaan kembali praktik pengobatan Masudin dihadiri ratusan pasien yang sebelumnya telah mendaftar. Praktik pengobatan tetap dibuka di Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Guna membuktikan bahwa terapinya murni pemijatan tanpa menggunakan tenaga gaib seperti yang dituduhkan selama ini, Masudin mempersilahkan komandan Kodim 0814 memijit pasien tunarungu dengan teknik dan titik pijit yang ia tunjukkan. Hasilnya, meski yang memijat bukan Masudin tapi pasien penderita tunarungu yang diterapi, akhirnya bisa mendengar.
Setelah para pasien diterapi dan bisa mendengar, Opick yang hadir dalam acara ini, langsung melantunkan shalawat dan mengajak mereka menyanyi bersama-sama meski belum tahu lirik lagu yang dilantunkan karena telah menderita tuna rungu sejak lahir.
Di hadapan seluruh undangan dan pasien yang hadir, Masudin menegaskan praktik terapinya akan tetap dibuka meski Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tak kunjung memberi jawaban atas ijin praktek yang sudah diajukan. Kepada para calon pasien yang ingin dilayani, Masudin mempersilahkan mereka mulai mendaftar mulai 11 Mei mendatang.
(Muhammad Saifullah )