ISTANBUL – Sekira 3.249 anak-anak asal Turki dilaporkan hilang. Menurut pendiri Lost Children Platform, Yahya Durmaz anak-anak tersebut dijadikan pekerja seks dan sebagian ada yang organ tubuhnya diambil.
“Saya melihat banyak anak-anak yang dijual dan disewa oleh orangtuanya. Ada anak-anak asal Turki yang dibawa keluar negeri dan terjebak dalam prostitusi serta menjadi pengguna narkoba," tutur Durmaz, seperti dikutip Daily News, Senin (12/5/2010).
"Kami ingin menyatukan anak-anak tersebut dengan keluarganya,” jelasnya.
Hal itu diketahui setelah Durmaz mengikuti jejak anak-anak tersebut di beberapa negara yang diduga sebagai tempat perdagangan manusia. Menurut informasi, anak-anak tersebut diselundupkan melewati wilayah Sakarya, Thrace, jalur Laut Aegea dan Laut Hitam.
Namun Durmaz menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin Afganistan, Suirah dan Irak atas dukungan mereka menemukan beberapa anak di Jerman, Prancis, Belanda dan Belgia.
“Semua ibu harus menjaga anak-anak mereka dengan baik,” tambahnya.
Menurut Komando Keamanan Turki, selama lima tahun terakhir sekira 14.412 anak dilaporkan hilang. Banyak dari anak-anak itu diculik untuk diambil ginjal atau organ tubuh lainnya.
(Fajar Nugraha)