SYDNEY - Seorang bocah Australia berusia 10 tahun, melontarkan sindiran kepada rakyat Australia. Bocah bernama Mohammed itu, meminta rakyat Australia untuk lebih mengenai Islam.
Beberapa waktu terakhir, Australia dipenuhi dengan sentimen mengenai Islam. Terlebih setelah isu tentang Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), yang bermaksud menyerang Perdana Menteri Tony Abbott.
Perhatian tertuju pula pada dugaan adanya warga Australia yang bergabung bersama ISIS untuk bertempur di Irak dan Suriah. Insiden terakhir yang mewarnai komunitas Muslim di Negeri Kangguru adalah penyerangan masjid komunitas Indonesia di Brisbane.
Sepertinya kondisi yang memilukan dan menyentuh warga Muslim Australia ini menjadi perhatian bagi Mohammed. Dirinya pun tiba-tiba saja menelpon ABC Australia dan meminta rakyat di sana untuk mencoba mengenai Islam.
"Saya tidak punya masalah dengan teman-teman di sekolah, meskipun mereka bukan Muslim," ucap Mohammed, kepada ABC Australia, Kamis (26/9/2014).
"Mereka tidak rasis dan saya rasa semua orang harus belajar dari anak-anak. Kami (Muslim) pada dasarnya orang-orang baik. Anak-anak tidak mengerti satu dengan yang lain dan mereka selalu bersama. Kami tidak pernah peduli ras, agama dan budaya dari orang lain," tutur bocah 10 tahun itu.
Bahkan Mohammed menyarankan rakyat Australia untuk setop melakukan generalisasi, terutama berdasarkan tindakan dari segelintir orang.
"Kenali kami. Saat kalian mengenali kami, kalian akan sadar bahwa kami adalah orang yang baik," tutur Mohammed.
(Fajar Nugraha)