Penerangan yang awalnya sengaja dimatikan sudah dinyalakan. Puluhan anggota Brimob berseragam lengkap masih berjaga-jaga di depan pintu masuk Gedung Makoden Pelopor.
"Kami juga tidak menginginkan seperti ini. Untung saja warga masuk ke sini. Kalau tidak, mungkin tembakan masih akan terus berlangsung. Kami juga capek kayak gini terus. Kami ingin damai," kata salah seorang anggota Brimob di antara kerumunan warga.
Warga sengaja masuk ke Mako Brimob karena geram dengan aksi bentrok antara anggota Brimob dan Yonif 134 yang berlangsung sejak siang. Warga juga mengaku takut dengan kondisi tersebut.
(Tri Kurniawan)