Ronny pun menegaskan seragam yang dimaksud tersebut bukan berwarna loreng, namun warnanya disesuaikan dengan kondisi alam di negara tersebut yang memiliki banyak padang pasir.
"Polri juga sampai saat ini membantu PBB untuk menjadi polisi perdamaian dunia di Sudan. Seragam yang digunakan bukan cokelat atau hitam tapi warna padang pasir, dan itu dibiayai APBN untuk dinas di luar negeri," jelas Ronny.
Sebelumnya penggunaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) bermotif loreng yang digunakan kembali Korps Brimob Polri dipermasalahkan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Menurutnya Neta, adanya seragam loreng tersebut dinilai tidak efektif karena hanya menghabiskan uang negara saja.(sna)
(Susi Fatimah)