BANJARNEGARA - Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno, menyatakan, pihaknya membutuhkan bersak-sak semen untuk membuat tempat relokasi warga korban tanah longsor di Kecamatan Karangkobar. Supeno meminta elemen masyarakat yang ingin memberikan bantuan logistik bagi korban tanah longsor agar menggantinya dalam bentuk semen.
"Kami butuh bantuan setelah lima hari ke depan. Datangkan semen sebanyak-banyaknya untuk pelaksanaan relokasi," kata Supeno di Posko Utama Evakuasi Bencana Longsor Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (17/12/2014).
Menurut Supeno, bantuan logistik berupa kebutuhan pokok bagi korban tanah longsor sudah lebih dari cukup untuk lima hari ke depan. Bahkan, karena banyaknya bantuan yang berdatangan, kata Supeno, Gedung Wanita yang dipergunakan sebagai tempat menampung logistik sudah tidak muat.
"Bantuan untuk lima hari ke depan insya Allah sudah mencukupi. Sebagai informasi, Gedung Wanita sebagai tempat untuk menampung bantuan sudah tidak muat. Jadi besok agar bantuan langsung dibawa ke Pendopo (Kabupaten). Di sana ada petugas," terang Supeno.
Pantauan Okezone, bantuan untuk korban longsor di Banjarnegara berdatangan dari segala elemen masyarakat. Posko-posko relawan juga banyak berdiri di Karangkobar. Bantuan rata-rata berisi kebutuhan pokok bagi korban tanah longsor seperti air mineral, mie instan, selimut, dan beras.
Terkait tempat relokasi warga korban tanah longsor, Supeno menyatakan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara belum memindahkan mereka setelah mendapat pertimbangan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
"Jadi baru besok malam kita akan dengarkan pertimbangan Badan Geologi. Setelah itu, kemudian Pemerintah Daerah akan mencari (tempat relokasi)," pungkasnya.
(Misbahol Munir)