PADANG - Wajah sumringah Rosetta (32) warga Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai, Sumatera Barat terpancar. Kelegaan hatinya terlihat saat memboyong satu kaleng roti marie berukuran 500 gram dengan gerobak sorong ke daerahnya.
Itulah tradisi masyarakat di negeri kepulauan di Mentawai menjelang perayaan natal dan tahun baru. “Saya lega, sebab bisa membeli roti kaleng ini satu kotak. Kami bisa merayakan dengan bahagia,” ujarnya.
Ternyata Rosetta tidak sendirian membeli roti ini di toko-toko daerah Muara Siberut yang berjarak dua jam jalan kaki.
“Kami ada lima orang, tadi jual sayur ke sini dan hasil penjualan sayur itulah kami beli roti untuk keluarga, apalagi sebenar lagi kita merayakan natal dan tahun baru,” tuturnya.
Meski keringat bercucuran di wajahnya dan setiap jalan mereka berhenti sejenak untuk mengendurkan kaki, tapi mereka tidak pasrah begitu saja. “Mau bagaimana lagi kalau ojek kita tumpangi harganya malah, bisa-bisa tekor jualan kita, ditambah jalan di sini banyak lubangnya, bisa kita sakit-sakit sampai di rumah,” katanya.