“Hitungannya (bisnis) enggak masuk, saya tidak dapat untung karena kebijakan yang ada. Saya pikir dia (Jokowi) bener nih. Jadi saya simpati. Tapi saya enggak ketemu (Jokowi)," terangnya.
Bukannya memusuhi Jokowi, eks Kepala BIN itu justru menjadi penasaran. Dia pun baru memerhatikan Jokowi secara detil saat pria kurus itu mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta tahun 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Di situlah pertama kali dia bertatap muka.
"Ketika dia mau masuk jadi Gubernur DKI, baru saya ketemu. Baru dua tahun ini," kata Hendro.
Sebagai politisi senior yang pernah masuk kabinet dari era Soeharto, Hendro juga mengaku tak pernah memberikan nasihat atau wejangan kepada Jokowi. Dia mengaku hanya diskusi dan sharing saja. “Saya membatasi diri," ujarnya.
AM Hendropriyono (foto: Arif Julianto/Okezone)