Kus langsung meminta anak buahnya untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, kata Kus, kamar bernomor 206 di lantai dua, Hotel Golden Sky tersebut dipesan oleh Tony Rusli, yang tak lain adalah pacar korban.
"Di lokasi, kami menemukan dari dalam kamar satu buah gunting, pisau, dan tali. Barang bukti benda tajam itu, yang dipakai untuk mengahabisi nyawa si korban," kata Kus.
Lebih lanjut, Kus mengatakan, Tony yang merupakan warga Muara Angke, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, tega menghabisi nyawa pacarnya, lantaran cemburu kepada Amanda yang kini tertutup.
"Mereka sudah menjalin asmara lebih dari setahun, Akhir-akhir ini korban kurang terbuka kepada pelaku. Ini yang mendasari pelaku geram hingga akhirnya tega menghilangkan nyawa korban. Ini kami peroleh dari beberapa teman dekat sepasang kekasih ini," ungkap Kus.
Selain barang bukti yang diperoleh petugas dari dalam kamar, kepolisian juga mendapatkan keterangan dari pengelola hotel berupa rekaman CCTV. Dari tayangan CCTV itu, menggambarkan, Tony saat memesan kamar hotel, seorang diri, kemudian, membawa Amanda ke dalam kamar pukul 11.00 WIB.