MEDAN - Empat orang oknum anggota Polisi Militer Kodam (Pomdam) I/BB dan seorang warga dikeroyok massa di Taman Gadjah Mada, Jalan Gadjah Mada, Lingkungan X, Babura, Medan Baru, Medan, Sabtu (14/3/2015).
Keempat oknum TNI tersebut dikeroyok setelah diteriaki maling oleh sopir dan kernet mobil pembawa minyak goreng curah, yang diduga menjadi korban pemerasan oknum itu.
Kejadian berawal saat sopir bernama Lekak (35) dan rekannya Arsyad Winandar (35) warga Jalan Srigunting, perumahan Poldasu, mengendarai mobil Pickup Suzuki BK 8141 CW dengan membawa 300 kg minyak curah.
Saat di Jalan Kelambir V, tepatnya di depan Pajak Kampung Lalang, mobil korban di pepet pelaku yang mengendarai mobil Mitsubishi Pajero BK 1126 VQ dan menyuruhnya berhenti. Setelah mobil berhenti, pelaku lalu mengatakan bahwa sopir tersebut membawa minyak curah ilegal.
"Kami di bawa ke warung makan dekat Taman Gajah Mada. Pelaku meminta uang kepada kami Rp30 juta. Kami meminta nego menjadi Rp8 juta agar mereka melepaskan kami,"ungkap Lekak.
Kedua korban tidak menuruti permintaan pelaku dan kabur saat hendak membayar makanan dengan menggunakan mobil yang mereka bawa. "Saat kabur, kami meneriaki mereka sebagai maling. Warga lalu berdatangan dan menangkap pelaku," ungkapnya.
Salah seorang pelaku, yang diketahui bernama Serma Irwansyah Harahap mengeluarkan senjata api dan menembaknya ke udara. Mendapat informasi ada oknum TNI yang dihajar massa, personel Polsek Medan Baru bersama anggota Pomdam I/BB mendatangi lokasi kejadian mengamankan pelaku berikut satu unit mobil Mitsubishi Pajero.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Oscar S Setjo saat dikonfirmasi membenarkan adanya oknum TNI yang dikeroyok massa.
"Pomdam I/BB mengamankan tiga anggotanya. Pelaku Serma Irwansyah Harahap telah kita serahkan ke Denpom I/BB. Sementara warga sipil yang ikut terlibat kita tahan di Polsek Medan Baru untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )