Jembatan Gantung Putus, Bupati Lebak Tak Mau Disalahkan

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis
Senin 16 Maret 2015 18:29 WIB
Share :

Untuk membangun jembatan tersebut, kata dia, perlu dana Rp65 juta per meter dikalikan dengan panjang jembatan yaitu 150 meter. Jadi alokasinya sebesar Rp200 juta. "Makanya kita alokasikan dari bantuan tak terduga (BTT) sebanyak Rp200 juta untuk penanganan sampai ini tergenang jadi waduk. Jadi prediksinya untuk dua hingga tiga tahun dan antisipasi juga dari masyarakat, yaitu motor kalau lewat harus bergantian," ucapnya.

Dia melanjutkan, sejak lima tahun lalu, peringatan jembatan gantung tidak layak sudah ada, tapi tidak ada juga yang turun tangan. "Negosiasi Pemda dan masyarakat, jangan selalu Pemda dipojokkan. Saya tiap tahun selalu memberikan laporan existing kepada pemerintah provinsi. Tapi mana responsnya? Tiap tahun kami sampaikan dalam laporan existing, berapa jalan yang rusak," ungkapnya.

Disampaikannya, walaupun berganti-ganti menteri meski dirinya baru menjabat sebagai bupati sudah 1,5 tahun, sangat ironis Kabupaten Lebak yang dekat dengan Jakarta masih dalam situasi tertinggal seperti ini. Seharusnya dikerjakan bersama-sama.

"Kemarin CSR sampai datang ke sini. Padahal sebelumnya kita sudah ajukan buat CSR bahkan kayak ngemis-ngemis yang mau bantu Kabupaten Lebak. Kami tidak mampu, APBD kami hanya Rp2,1 triliun. Alokasi untuk pembangunan infrastruktur tahun ini sebesar Rp260 miliar. Jauh lebih tinggi dibanding provinsi," bebernya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya