"Pelantikan BG sebagai Wakapolri memang ranah internal Polri melalui Wanjakti, tapi masyarakat tidak bisa dianggap sebagai entitas yang tidak mengerti. Sekarang mereka sangat paham," ungkapnya.
Menurutnya, jika BG menjadi Wakapolri tentunya akan berat bagi Kapolri Badrodin Haiti karena BG memiliki akses langsung ke Megawati.
"Secara internal, kalau saya boleh menanggapi sebagai orang di luar kepolisian, maka akan berat bagi Pak Badrodin Haiti (Kapolri) memiliki wakil yang punya akses langsung ke partai politik pendukung pemerintah. Dan, ini juga bakal menjadi dilema bagi Jokowi," tegasnya.
Akan tetapi, duet antara Badrodin Haiti dan BG dapat mengubah citra Polri yang lebih baik, sehingga dengan sendirinya bisa meningkatkan lagi kepercayaan masyarakat.
"Kita harap duet antara keduanya tidak memunculkan masalah, karena masyarakat tahu kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Ada kecenderungan masyarakat punya cara untuk menghukum sesuatu yang dianggap tidak benar," tutupnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))