Sementara itu, pengurus kematian Gereja Kristen Jawa (GKJ) Cilacap Suhendro Putro mengungkapkan, seluruh terpidana mati dalam kondisi tersenyum saat dimandikan. "Saat meninggal kondisi wajah mereka tersenyum," katanya.
Selain bertugas menyiapkan peti mati untuk seluruh terpidana mati, Suhendro bertugas memandikan jenazah para terpidana beragama Nasrani bersama 11 orang lainnya.
"Kami memandikan satu jam setelah eksekusi dilakukan. Luka tembak terlihat di bagian dada, jumlahnya satu," ucapnya. (Sindonews)
(Rizka Diputra)