Kepulangan Jenazah Istri Dubes RI Tunggu Tes DNA

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 11 Mei 2015 12:18 WIB
Wamenlu AM. Fachir. (Foto: Ferry/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepulangan jenazah istri Dubes RI untuk Pakistan, Heri Listyawati, masih tertunda. Jenazah almarhum harus menunggu hasil tes DNA dari Pemerintah Pakistan.

Heri Listyawati bersama suaminya, Duta Besar RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad, menjadi korban kecelakaan helikopter pembawa rombongan diplomatik yang mengadakan kunjungan ke daerah Gilgit, pada Jumat 8 Mei 2015.

Dubes Burhan dilaporkan selamat meskipun menderita luka luka yang cukup parah, sedangkan ibu Lilis - panggilan akrab Heri Lityawati- bersama tujuh orang lainnya meninggal dunia.

"Karena memang ketentuannya harus melalui tes DNA dulu, maka kita harus menunggu," jelas Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, saat ditemui wartawan di Ruang Nusantara kemenlu, Senin (11/5/2015).

Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah mengirimkan sampel DNA kepada Pemerintah Pakistan untuk membantu proses evakuasi jenazah ibu Heri Listyawati

Juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan bahwa sampel dna tersebut diambil dari keluarga Ibu Lilis. Proses identifikasi tersebut, menurut Arrmantha, adalah prosedur rutin dan diperkirakan hanya akan memakan waktu satu sampai dua hari saja.

Selain Lilis, tujuh korban tewas lainnya antara lain istri dubes malaysia Habibah Mahmud, dube Norwegia Leif Larsen, dubes Filipina Domingo Lucenario Jr, serta dua pilot dan seorang awak helikopter.

Hasil penyelidikan dari Pemerintah Pakistan menyebutkan jatuhnya heikopter nahas itu disebabkan oleh kerusakan mesin. Pihak Pakistan juga menolak klaim kelompok militan Taliban yang menyatakan bertanggung jawab atas musibah ini.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya