Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah mengirimkan sampel DNA kepada Pemerintah Pakistan untuk membantu proses evakuasi jenazah ibu Heri Listyawati
Juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan bahwa sampel dna tersebut diambil dari keluarga Ibu Lilis. Proses identifikasi tersebut, menurut Arrmantha, adalah prosedur rutin dan diperkirakan hanya akan memakan waktu satu sampai dua hari saja.
Selain Lilis, tujuh korban tewas lainnya antara lain istri dubes malaysia Habibah Mahmud, dube Norwegia Leif Larsen, dubes Filipina Domingo Lucenario Jr, serta dua pilot dan seorang awak helikopter.
Hasil penyelidikan dari Pemerintah Pakistan menyebutkan jatuhnya heikopter nahas itu disebabkan oleh kerusakan mesin. Pihak Pakistan juga menolak klaim kelompok militan Taliban yang menyatakan bertanggung jawab atas musibah ini.
(Hendra Mujiraharja)