Aksi Mahasiswa Hari Ini Tak Segarang Era Reformasi

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2015 13:00 WIB
Foto: Okezone ilustrasi
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan beberapa organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) ke Istana Negara. Hal itu terjadi dua hari sebelum aksi besar-besaran yang akan dilakukan mahasiswa memperingati 17 tahun usia reformasi Indonesia pada 20 Mei 2015.

Psikolog Politik dari Universitas Indonesia (UI) Dewi Haroen menduga, pertemuan antara mahasiswa dan Jokowi akan membuat aksi mahasiswa itu berbeda dari yang sempat digembar-gemborkan. Sebaliknya, peringatan lahirnya reformasi akan berlangsung adem ayem dan melempem.

"Taktiknya mereka seperti itu, dengan diterima (di Istana) seperti itu (mahasiswa) akan segan, dan semua orang Indonesia kalau sudah diajak bertemu akan sungkan, enggak akan segarang seperti biasa," kata Dewi saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Dari situlah, kata Dewi, akan ketahuan niat mahasiswa tersebut melakukan aksi besar-besaran, hanya sekadar menggertak atau benar-benar ingin memperjuangkan perbaikan rakyat Indonesia.

"Dilihat hasilnya apa, agenda apa mereka itu, cuma gertak untuk mendapatkan sesuatu atau betul berjuang. Saya menduga aksi mahasiswa kali ini tidak terlalu, biasa saja, enggak seperti diberitakan," simpulnya.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya