Selanjutnya, ia merencanakan pembangunan ruangan pusat kajian legislasi dan perancangan UU, pusat kajian APBN, serta pusat kajian akuntabilitas keuangan negara dan pusat penelitian. Sementara tahap keenam, pembangunan ruang anggota dan tenaga ahli yang standar.
"Pembangunan ruang tersebut berlaku sama untuk semua anggota dewan dan staf pendukung," bebernya.
Terakhir, ia menginginkan adanya integrasi kawasan. Adapun maksudnya ialah tempat tinggal anggota dengan kantor kerja yang terintegerasi.
"Anggota yang secara umum akan menjadi ikon baru di Ibu Kota Negara. Tempat ini nantinya akan menjadi tujuan kunjungan, baik warga negara Indonesia maupun asing yang ingin mengetahui perjalanan bangsa Indonesia," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )