Ahok mengaku, dirinya telah berupaya untuk segera menuntaskan berbagai pekerjaan menyongsong persiapan Pilkada itu, seperti Jakpro dan MRT.
"Makanya saya kejar secepat mungkin supaya kerjaan jelas. Saya sudah susun tugas Jakpro nanti pengolahan lumpur, limbah sampah dengan teknologi baru," lanjutnya.
Karena itu, dirinya meyakini bisa maksimal menyiapkan perangkat dan syarat yang diperlukan jelang Pilkada nanti walaupun hal itu diakuinya rumit.
Ahok tak menampik jika efek dari kebijakan tegasnya selama menjadi Gubernur DKI telah berdampak pada sikap masyarakat yang enggan memilihnya kembali, seperti penggusuran diberbagai wilayah.
"Bagus dong kalau enggak ada yang pilih sampai Oktober saja ya selesai 2017," cetusnya.