BANDUNG - Diduga mengalami hypothermia, seorang mahasiswi asal Jakarta tewas saat mendaki Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat. Petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dibantu kepolisian langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur , Jawa Barat, untuk diautopsi.
Jenazah mahasiswi Institute Kesenian Jakarta (IKJ) yang diketahui bernama Qurratuaini itu langsung dibawa ke ruang jenazah RSUD Cianjur, setelah berhasil dievakuasi petugas gabungan, Selasa 2 Juni 2015 sore dari puncak Gunung Gede Pangrango.
Sebelumnya, Qurratuaini dilaporkan tewas saat mendaki Gunung Gede Pangrango bersama 34 pendaki lainnya. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat mengalami hypothermia atau kedinginan saat berada di alun-alun Suryakencana Gunung Gede Pangrango.
Sementara petugas TNGGP yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencarian korban yang sebelumnya terpisah dari regu pendaki lainnya pada Senin lalu. Setelah melakukan pencarian, petugas yang dibantu pihak kepolisian baru dapat menemukan korban pada Selasa pagi dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
Menurut petugas TNGGP, Ardi Andono, hingga kini pihak kepolisian beserta tim medis masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban guna mengetahui pasti penyebab meninggalnya mahasiswi tersebut. Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari rekan korban yang ikut dalam pendakian.
(Arief Setyadi )