Dia mengaku menyewa PSK di kawasan Blora dengan tarif relatif murah. Tapi belum sempat membayar jasa PSK itu, petugas langsung menggerebek Joko dan PSK-nya saat sedang asyik indehoi.
"(Sewa PSK) dari Blora, cuma bayar Rp250 ribu. Belum bayar itu, tapi saya enggak pernah bayar sih," ungkap Joko sambil termabuk.
Kepada petugas dan wartawan, Joko mengaku bekerja di Kementerian Luar Negeri sebagai PNS Golongan III A.
Saat ditanya siapa Menteri Luar Negeri, dalam keadaan mabuk Joko menjawabnya dengan lantang."Retno (Marsudi) lah,"tutup Joko sambil tertawa.
(Randy Wirayudha)