Tiga Orang yang Ditangkap Densus 88 Warga Lampung

Antara, Jurnalis
Minggu 21 Juni 2015 00:35 WIB
Ilustrasi (Dok Okezone)
Share :

Sugiono menambahkan pihaknya baru mendapatkan informasi dari pihak kepolisian yang datang bahwa Trimanto dan istrinya (Sofiatun) serta ibunya (Kasiati Warkam) telah ditangkap Densus 88 di Bandara Soekarno Hatta karena diduga terlibat jaringan ISIS. "Selama di sini tidak ada hal yang menonjol ditunjukkan mereka, hanya saja memang ajaran agamanya banyak yang membingungkan, misalnya tidak salat Jumat dan pergaulan yang menutup diri," katanya.

Pihaknya mengetahui bahwa Trimanto, Sofiatun, dan Kasiati Warkam telah tertangkap, sedangkan Aliman dan Lusi serta anaknya umur dua tahun lolos. "Trimanto dan Aliman itu pekerjaan sehari-harinya menjual makanan kecil ke warung-warung dan rumah Trimanto pun telah dijual kepada warga sekitar sebelum kepergian mereka ke Turki dengan harga Rp30 juta," ujarnya.

Sementara itu Kasiyem (34), kakak kedua Trimanto dan Aliman mengatakan dirinya kerap diminta Kasiati Warkam (ibu) untuk mengikuti ajarannya. "Ibu pernah meminta kami untuk mengikuti pengajian, dan menyatakan pengajian itulah yang benar. Kami tidak mau, dan karena tidak mau, kami pun dianggap ibu telah dibuang," ujar Kasiyem.

Ia menerangkan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi kediamannya dan membawa beberapa buku dan Alquran dari rumahnya. Hal yang sama dikatakan Trimo (34), paman Trimanto dan Aliman, dimana dirinya kerap melihat tamu asing datang ke rumah Trimanto dan Aliman di waktu yang berbeda. "Saya sering lihat ada saja tamu yang datang, saya tidak kenal. Mungkin tamu pengajiannya. Keponakan saya itu banyak berdiam dan jarang bergaul," ujarnya.

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Lampung Utara AKP Evianater Ellagan mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti kronologi pengungkapan dugaan kasus tersebut karena masalah ketiga WNI itu langsung ditangani Mabes Polri. Ia mengatakan ketiga warga tersebut bukanlah warga Lampung Utara, karena rumahnya telah dijual sebelum berangkat ke Turki.

"Saya sudah cek visa mereka di Imigrasi di sini, visanya umroh. Mereka bukan tinggal di Lampung Utara lagi, keluarganya sudah pindah semua, satu pindah ke Padang dan satu di Jombang, Jatim. Rumahnya yang di sini sudah dijual pada Januari sebelum mereka berangkat ke Turki pada 19 Mei kemarin," kata Evianater via ponsel.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya