Kisah Raja Bangkalan yang Wafat di Pengasingan

Syaiful Islam, Jurnalis
Senin 22 Juni 2015 13:20 WIB
Kisah Raja Bangkalan yang wafat di pengasingan (Foto: Syaiful Islam/Okezone)
Share :

BANGKALAN - Raden Djurit merupakan salah satu Raja Bangkalan yang dikenal berani kepada penjajah Belanda. Cakraningrat IV ini sangat ahli di bidang perang. Bahkan, nama besarnya sampai ditakuti tentara Belanda. Meski begitu, Raden Djurit sangat dekat dengan rakyat.

Raden Djurit merupakan putra dari Raden Undaan yang tidak lain adalah Cakraningkrat II. Raden Djurit naik takhta menjadi raja setelah kakaknya, Raden Tumenggung Sosro Adiningrat, wafat. Raden Djurit diangkat menjadi Raja Bangkalan pada 1718.

Saat itu pusat kerajaan berada di Desa Sembilangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan. Di bawah kepimpinan Raden Djurit, masyarakat Madura Barat sejahtera. Pasalnya, rakyat tidak perlu memberi upeti berupa beras kepada VOC.

Selain itu, rakyat tidak perlu membayar bea pelabuhan Jawa Timur ke VOC. Kemudian, VOC mencoba berunding dengan Cakraningrat IV pada Juli 1744, tetapi ditolak. Pada Februari 1745, VOC menyatakan Cakraningrat IV makar. Lalu Cakraningrat IV angkat senjata.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya