Selain itu, kata dia, para stakeholder harus membangun kesepahaman komprehensif atas kondisi Papua saat ini satu sama lain.
“Sehingga tidak ada lagi kekerasan harus terjadi, dan korban harus berjatuhan ketika membuat suatu kebijakan,” tutupnya.
Sementara itu, wartawan senior Kompas, Rikard Bagun menegaskan, pentingnya melepaskan stigma rakyat Papua sebagai pemberontak.
"Sudah saatnya segregasi semacam ini (pemberontak-red) harus dihilangkan. Rakyat Papua dan kita semua sama cinta damai," kata Rikard.
Rikard pun berharap, kebijakan Presiden terkait penyelesaian Papua harus dimulai dengan narasi yang baik dan diterima oleh rakyat Papua. "Pengistilahan yang salah berpengaruh terhadap cara pandang penyelesaian," katanya.