Salib tersebut dibuat berdasarkan rancangan Luis Espinal, seorang Pastur Jesuit yang dibunuh pada tahun 1980 oleh milisi sayap kanan.
Menteri Komunikasi Bolivia Marianela Paco, mengatakan kepada Radio Bolivia, "Arit meembangkitkan petani, palu bagi tukang kayu, mewakili pekerja sederhana, umat Tuhan," kata dia sambil menambahkan tidak ada motif lain dibalik pemberian hadiah tersebut.
Selama ini Paus diduga mempelajari ajaran Marxis, setelah beberapa kali menyampaikan kritik keras terhadap kapitalisme dan ketidaksetaraan.
Paus Fransiskus melanjutkan lawatan ke Paraguay, yang merupakan negara ketika yang dikunjungi dalam tur Amerika Latin yang akan berakhir Senin 13 Juli 2015.
(Pamela Sarnia)