Kapolri, Mendagri, dan Dewan Tak Sepakat Madura Jadi Provinsi

Syaiful Islam, Jurnalis
Sabtu 25 Juli 2015 18:13 WIB
Kapolri, Mendagri, dan Dewan Tak Sepakat Madura Jadi Provinsi (Foto: Dok Okezone).
Share :

"Terlebih lagi jika mampu membangun pelabuhan. Dahulu, sebelum kejadian (ditangkap KPK) saya pernah bilang pada Kiai Fuad bahwa Bangkalan harus menjadi pelopor untuk kemajuan Madura, karena terdekat dengan Suramadu. Di sana bisa bangun kawasan industri yang nantinya jika sudah begitu madura akan maju dan berdampak pada perekonomian masyarakat juga," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, yang mengatakan bahwa Jawa Timur tanpa Madura ibaratkan sayur tanpa garam. Jadi, lanjut dia, untuk memajukan madura maka harus dilakukan percepatan pembangunan.

"Bersinergi dengan pemerintah provinsi, anggaran diperbanyak, dan pembangunan infrastruktur terus dilakukan karena Madura banyak tambang gas dan minyak. Jadi, nanti bukan pulau tertinggal lagi melainkan pulau modern, amanah, dan taat agama. Kearifan lokal tidak boleh ditinggalkan, meskipun sudah maju dan berkembang," ucapnya.

Sebelumnya, penolakan wacana Madura menjadi provinsi juga muncul dari salah seorang anggota DPRD Jatim asal Madura, Mahfud. Ia menyebut jika berbicara soal Madura menjadi provinsi maka menjadi pembicaraan yang terlalu prematur karena membutuhkan waktu yang panjang supaya Madura tidak menjadi seperti daerah pemekaran yang ada selama ini.

"Bangun dan majukan dahulu Madura, baru bicara Madura provinsi. Kalau belum apa-apa sudah bicara Madura provinsi maka rakyat akan kelaparan dan jatuh miskin. Kita belum siap, baik sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA). No madura provinsi, membangun Madura yes," tukasnya. (fal)

(Syukri Rahmatullah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya