Pemerintah Inggris memperkirakan sekira 500 orang dari Indonesia dan 200 dari Malaysia telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah. David Cameron mengungkapkan bahwa dia "tertarik untuk meninjau lebih lanjut" kemungkinan Inggris dapat menawarkan dukungan kontra-terorisme yang lebih praktis untuk kedua negara, seperti menghancurkan pejuang ISIS dari negara barat, menyelidiki adanya kemungkinan serangan teror dan meningkatkan keamanan penerbangan.
Sebagaimana dilansir BBC, Minggu (26/7/2015), menjelang keberangkatannya ke Indonesia, Cameron menyatakan ISIS sebagai salah satu ancaman terbesar yang dunia pernah hadapi.
Cameron juga berencana untuk belajar dari Indonesia dan Malaysia dalam cara mereka menanggulangi ideologi ekstremis dan mendorong toleransi, agar melihat apakah Inggris bisa mengikuti pendekatan kedua negara tersebut.
(Pamela Sarnia)