Ahok menambahkan, dirinya menekankan program di dalam KUAPPAS Perubahan 2014 tersebut sama sekali tak menjadikan program pendidikan sebagai prioritas utama dalam anggaran Pemprov DKI Jakarta.
"Justru saya harap, pansus bisa membuktikan bahwa tidak ada prioritas pendidikan. Kok bisa beli UPS di situ (APBD Perubahan 2014), makanya langsung saya coret," ujar Ahok.
Perlu diketahui, sebelumnya BPK memberikan laporan mengenai adanya indikasi kerugian daerah dalam upaya pembelian lahan RS Sumber Waras yang mencapai Rp191 miliar.
Hal itu diindikasikan BPK terjadi pada 2014, saat Dinas Kesehatan DKI Jakarta membeli lahan milik RS Sumber Waras di wilayah Grogol, Jakarta Barat, seluas 6,9 hektare dengan harga Rp1,5 triliun sesuai NJOP.
Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun rumah sakit yang dikhususkan guna melayani para pasien penderita penyakit jantung dan kanker. Adapun kualitas pelayanannya setara dengan yang dimiliki Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
(Arief Setyadi )