Ditemani Kepala Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono, Djarot menemui tim pansus yang diketuai Triwisaksana, bersama dua orang wakilnya yakni Prabowo Soenirman dan Cinta Mega.
"Kemarin anggota pansus sepakat melakukan pengawasan tindak lanjut ini. Dari temuan BPK terdapat permasalahan yang signifikan. Ini yang diambil oleh Pansus untuk didalami, ada enam poin," ujar Triwisaksana di ruang rapat DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/8/2015)
Dijelaskannya, 70 temuan senilai Rp2,26 triliun dalam hasil pemeriksaan LHP BPK Pemprov DKI tahun 2014 berpotensi merugikan daerah sebesar Rp442,37 miliar.