JAKARTA - Selang 10 bulan setelah menjabat sebagai pemimpin negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya melakukan kocok ulang menteri pada jajaran Kabinet Kerja.
Berbeda dengan rezim sebelumnya, di periode pertama memimpin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru melakukan reshuffle, usai menjabat selama 14 bulan menjabat.
Kala itu, pada 5 Desember 2005, SBY mengocok ulang enam menterinya, yakni Boediono menggantikan Aburizal Bakrie sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, lalu Aburizal Bakrie menggantikan Alwi Shihab sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, dan mengangkat Fahmi Idris Andung Nitimiharja sebagai Menteri Perindustrian.
SBY juga mengangkat Erman Soeparno menggantikan Fahmi Idris sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Lalu Paskah Suzetta menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Negara Kepala Bappenas. Terakhir, Sri Mulyani Indrawati didapuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.