JAKARTA - Manajemen Trigana Air mengaku sedang merencanakan pemulangan jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42 miliknya. Menurut Manajer Security Trigana Air, Alfred Purnomo pemulangan jenazah akan dilakukan setelah tim DVI dari Mabes Polri telah berhasil mengidentifikasi korban.
"Kami dari Trigana sedang merencanakan pemulangan jenazah korban IL 267 ke tempat masing-masing. Rencana akan dilakukan segera mungkin setelah identifikasi dari tim DVI diserahkan kepada pihak Trigana," ujarnya saat jumpa pers di kantornya, Kompleks Puri Niaga Jalan Wiraloka Blok D 68-70, Jakarta, Rabu (19/8/2015).
Alfred menuturkan, pihaknya bersama tim gabungan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian ke Oksibil.
"Kita akan bekerja selama 24 jam dari lokasi kecelakaan ke Oksibil. Besok juga tergantung cuaca untuk mengeluarkan dari Oksibil ke Sentani," terangnya.