"Namun Badan Anggaran (Banggar) belum bahas, tapi sempat mengingatkan kembali ini menyangkut keterbatasan ruang. Dikembalikan lagi ke Banggar," ungkapnya.
Waketum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi rencana tersebut. Namun, keputusan memang belum dibuat lantaran pembahasan baru masuk pada pandangan umum fraksi.
"Nanti ada kajian mendetail yang mencakupi aspek transparansi, sampai sekarang Banggar sama pemerintah belum pada posisi membahas anggaran. Sudah ada wacana pengembangan tapi on positioning baru tahapan pandangan umum," simpulnya. (awl)
(Susi Fatimah)