BANDA ACEH - Aparat kepolisian baku tembak dengan kelompok bersenjata Din Minimi di Pulo Meuria, Kecamatan Geureudong Pasee, Kabupaten Aceh Utara. Seorang diduga anggota komplotan, Ridwan (35) itu tewas di lokasi.
Baku tembak terjadi, Kamis (20/8/2015) sore berawal dari tim Polda Aceh dipimpin Kompol Erlin Tangjaya, menggerebek rumah Ridwan yang saat itu berkumpul bersama sekira lima orang diduga komplotan Din Minimi.
Selain Ridwan di situ ada Beureujuk yang kini jadi buronan polisi.
"Tim mendapatkan perlawanan dari kelompok Ridwan, sehingga terjadi kontak tembak," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Teuku Saladin.
Baku tembak yang terjadi beberapa menit menewaskan Ridwan. Dari jasadnya polisi menyita sepucuk senjata api AK-56 beserta dua megazine berisi 56 peluru.
Menurutnya aparat hingga kini masih mengejar Beureujuek beserta rekannya yang lolos dari penyergapan, setelah kabur ke semak-semak di belakang rumah tersebut.
Saladin meminta masyarakat menginformasi ke polisi jika melihat kelompok kriminal bersenjata yang meresahkan itu.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tak terpengaruh dan melapor ke polisi, jika ada orang mengaku Din Minimi meneror meneror atau melakukan pemerasan melalui telpon.
(Risna Nur Rahayu)