"Untuk ke arah Laut Sulawesi, kita juga sudah berkoordinasi dengan otoritas di Sulawesi untuk membantu menginformasikan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban," tambah dia.
Proses pencarian juga melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat turut mengerahkan kapal milik mereka. Tak hanya kapal nelayan, kapal-kapal milik masyarakat yang selama ini disewakan untuk wisatawan mengelilingi Kepulauan Derawan juga ikut mencari.
"Secara khusus kami apresiasi bantuan masyarakat ini. Peran masyarakat cukup besar membantu kami melakukan pencarian," kata Ahmad Hadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat WNA tersebut tak muncul ke permukaan air setelah menyelam di salah satu titik penyelaman di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, pada Sabtu 15 Agustus 2015.
Tak lama setelah keempat turis tersebut dinyatakan hilang, sang pemandu ditemukan selamat, meski dengan kondisi lemas. Keempat turis asing itu adalah Michela (33), Daniele (36), Alberto (36), yang berasal dari Italia; sedangkan Vana Chris R (28) adalah WN Belgia. (fal)
(Syukri Rahmatullah)