MAKKAH – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim menegaskan pemerintah Indonesia berduka cita atas peristiwa hujan lebat disertai badai kencang yang terjadi di Makkah, pada Jumat 11 September 2015 sore Waktu Arab Saudi (WAS) sehingga menelan korban jiwa dari jamaah haji Tanah Air.
Musibah crane yang tumbang dan menelan sejumlah korban jamaah haji asal Indonesia serta dari berbagai negara yang sedang beribadah di Masjidil Haram tersebut sudah ditangani Pemerintah Arab Saudi.
Menag Lukman Hakim Saifuddin menegaskan dirinya secara resmi telah diutus oleh Presiden Joko Widodo untuk mengunjungi sejumlah korban yang masih ada di rumah sakit.
“Intinya, Pemerintah sangat berduka atas musibah ini, dan tentu mengharapkan para korban luka khususnya dan para keluarganya bisa lebih memperbesar sabar. Mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” kata Menag sebagaimana dikutip Okezone dari laman Kemenag, Sabtu (12/9/2015).
Menag mengatakan, Pemerintah Saudi Arabia telah dengan seksama melakukan tindakan pengobatan dengan membawa para korban ke sejumlah rumah sakit.
“Kita melihat di RS Annoor sudah ditangani para tenaga medis yang profesional. Mudah-mudahan mereka segera pulih kembali kesehatannya,” ujar Menag.
Tentu pemerintah, lanjut Menag, akan memberikan santunan bagi korban jiwa maupun korban luka yang mengalami cacat fisik akibat insiden crane yang terjadi di Makkah.
“Santunan bagi korban jiwa maupun korban luka sebagaimana ketentuan asuransi yang ada pada setiap jamaah haji kita,” tambahnya.