"Sudah tidak ada tempat lagi kita bisa mengihirup udara sehat. Semua sudah penuh asap. Seharusnya pemerintah sudah mengavakuasi kita ke tempat yang sehat. Kebakaran ini salah pemerintah karena tidak serius untuk menanggulangi asap," kritis Khairil Amri warga Marpoyan Pekanbaru.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, hari ini terdapat 14 titik api di Riau. Rinciannya, delapan terdapat di Kabupaten Pelalawan, lima di Kabupaten Kuansing lima titik panas, dan sisanya di Indragiri Hilir.
Akibat dari kondisi ini, jarak pandang di Kota Pekanbaru hanya 200 meter. Sementara Indeks Starndar Pencemaran Udara (ISPU) saat ini berada di posisi terburuk yakni level berbahaya.
(Risna Nur Rahayu)