"Kita serahkan (tentara Papua Nugini) untuk membebaskan sandera, harus selamat, kembali dalam keadaan aman. Mereka yang melakukan pembebasan, kalau kita stand by," imbuhnya.
Seperti diketahui, pada 9 September silam, kelompok separatis pimpinan Jefrie Pagawak melakukan penyerangan di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.
Satu orang tewas dalam insiden itu, sementara satu orang lainnya selamat dan dua orang disandera di Papua Nugini sejak 11 September 2015.
(Randy Wirayudha)