YOGYAKARTA - Kisah inspirasi datang dari Yogyakarta, di mana seorang ibu rela mendonorkan hatinya bagi sang anak yang mengalami sakit Atresia Bilier atau kelainan hati. Tim RSUP Dr Sardjito Yogyakarta akan bekerjasama dengan tim dokter khusus cangkok hati dari Kyoto Jepang melakukan operasi cangkok hati tersebut.
Nama ibu itu adalah Dwi Purwanti. Perempuan ini rela memberikan hatinya untuk buah hatinya Adelia Dwi Cahyo yang berusia satu tahun hasil buah cintanya dengan Cagyo Kustaman.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Trisno Heru Nugroho mengatakan, Adelia menderita penyakit Atresia Bilier di mana hati si anak tidak mendapatkan aliran darah.
"Solusinya memang harus dicangkok," katanya saat dihubungi, Kamis (1/10/2015).