JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI, Lukman Edy mengeluhkan kondisi asap yang semakin menebalnya di Kalimantan, Indragiri Hulu, Palembang, Jambi dan Riau. Angka penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) meningkat tajam.
"Kasus ISPA trus bertambah. Jika tidak ada satu tindakan yang diambil, maka bukan tidak mungkin berita selanjutnya yang kita dengar adalah bayi-bayi yang tidak bernyawa," ungkap Lukman kepada wartawan, di Jakarta, Senin (5/10/2015).
Legislator asal Riau itu menyayangkan, kasus kabut asap yang begitu parah belum menjadi pemberitaan utama media nasional. Masyarakat juga tak bisa menggalang dana karena korban bencana asap tak bisa diungsikan seperti bencana lainnya.
"Bencana asap beda dengan bencana lainnya yang korban bisa diungsikan. Bisa dilihat lukanya, traumanya, kesedihannya, kematiannya. Tidak, tidak seperti itu. Di penderitaan karena asap, semuanya terjadi pelan-pelan," keluhnya.