MUSIRAWAS - Dampak kabut asap yang kian menjalar ke Kabupaten Musirawas dan Muratara membuat pihak Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Musi Rawas melalui petugas Satlantas membentuk personel gabungan cegah kecelakaan lalu lintas akibat asap yang disebut ‘galau’. Personel gabungan ini dari Dinkes, Dishub, Jasa Raharja, dan siswa-siswi yang tergabung dalam polisi cilik.
Kapolres Musi Rawas AKBP Herwansyah Saidi mengatakan, fenomena kabut asap sudah mendunia hingga ke luar negeri. Level kabut asap juga semakin berbahaya baik bagi kesehatan dan transportasi darat udara dan laut. Sehingga, dengan kondisi ini membuat Presiden Joko Widodo meminta pihak terkait mendirikan posko dan ikut menuntaskan masalah kabut asap.
Apel besar relawan ‘galau’ asap bertujuan memicu masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat serta menuntaskan masalah kabut asap. Dengan tidak membakar hutan maupun lahan dan meminimalisir laka lantas akibat kabut asap.
"Saya imbau kepada para pengguna jalan tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam menjalankan kendaraannya. Karena jarak pandang saat ini berkurang akibat kabut asap,'' jelas Herwansyah Saidi saat mengelar apel besar relawan ‘galau’ asap di Jalinsum Muara Beliti depan Mapolres Mura, baru-baru ini.