“Tidak ada yang abnormal dari reaktor nomor 1 dan 2 ketika gempa itu terjadi, ” kata Naoyuki Igawa, Juru Bicara Kyushu Electric.
“Kami tetap memeriksanya hingga saat ini, namun kami tidak melihat ada kerusakan pada bangunan atau reaktor,” tambahnya.
Di Jepang sendiri selalu ada kekhawatiran apabila terjadi gempa, yang ditakutkan efek gempa yang dapat menyebabkan rusaknya reaktor nuklir yang bisa menyebabkan radiasi. Apalagi bila merefleksikan kejadian di Chernobyl, yang dimana akibat radiasi, kota tersebut menjadi kota mati dan penuh dengan zat radioaktif.
(Fetra Hariandja)