Polisi Temukan 5 Hektar Ladang Ganja di Sumsel

Era Neizma Wedya, Jurnalis
Rabu 18 November 2015 00:15 WIB
Petugas Polres Musiwaras temukan ladang ganja (foto: Era Neizma/Inews TV)
Share :

MURATARA - Tim gabungan Polres Musirawas (Mura) menemukan lima hektar ladang ganja, di Ulu Sungai Lake Desa Sukaraja Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel).

Penggerebekan lokasi ladang ganja ini dipimpin Wakapolres Mura, Kompol Yoga Bhaskara dan Kasat Narkoba Polres Mura AKP Forliomzons, serta jajaran.

Wakapolres Mura, Kompol Yoga Baskara menjelaskan penemuan ladang ganja tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat jika di daerah ulu Sungai Lake terdapat ladang ganja. Setelah mendapatkan info ini petugas langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil mengetahui lokasi ladang ganja tersebut.

"Tim gabungan diturunkan secara langsung guna membongkar ladang ganja yang sudah sangat meresahkan masyarakat," ujar Yoga kepada wartawan, Selasa (17/11/2015).

Dalam penelusuran, akhirnya petugas menemukan ratusan rumpun ganja dan sebagian yang sudah siap jual. Namun polisi tidak berhasil menangkap pemilik dan penjaga ladang ganja itu, karena sudah melarikan diri saat petugas tiba di lokasi.

"Di lokasi petugas juga menemukan sepucuk senjata api yang sengaja ditinggal oleh pemilik kebun," sambungnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lima hektar ganja itu dibagi dua bidang. Hampir semua bidang dipenuhi dengan batang ganja setinggi tiga meter. Ada juga batang-batang ganja yang baru ditanam, seperti sudah dipanen. Selain itu, terlihat ratusan gelas cup bekas air mineral yang diduga sebagai tempat menyemai ganja dari biji.

"Setiba dilokasi satu tersangka sempat terlihat petugas. Namun tersangka lebih dulu kabur dan meninggalkan senpi yang sempat dipegangnya," ujar Kasat Narkoba, AKP Forliomzons.

Dengan adanya temuan ini, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. Sebab dari sejumlah barang buktiyang didapat, pelaku sepertinya sudah lama beroperasi.

"Temuan seperti ganja kering dan timbangan membuktikan kalau pelaku adalah pemain besar dan sudah lama beroperasi. kami akan mengembangkan penemuan ini hingga ke akar-akarnya," tutupnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya