KARANGASEM - Tikungan tajam di Desa Kerta Mandala, Banjar Kangkang, Abang, Karangsem, kembali makan korban.
Kali ini sebuah mobil pick op bernomor polisi DK 9745 KM warna putih terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekira 5 meter, pada Kamis (19/11/2015).
Akibatnya mobil mengalami rusak parah pada bagian depan. Sedangkan sang pengemudi, Wayan Subrata (41) dan istrinya Wayan Murni (38) nyaris tewas. Keduanya, mengalami luka di sekujur tubuh.
Seorang saksi mata, Ketur Sudirtha (40) yang tidak lain adalah warga setempat menuturkan bahwa pick up tersebut milik korban sendiri.
Dia mengatakan, pasutri ini baru pulang dari berjualan ubi di Pasar Tukang Geling, Bali. Jadi, mereka dari arah barat ke timur. Otomatis kalau dari barat jalur sebelah kiri yang digunakan. Sedangkan, gang masuk ke rumah mereka yang ada diseberang jalan tepatnya di tikungan tersebut.
"Nah saat hendak masuk gang, jarak pandang ke depan untuk melihat kendaraan yang datang itu terbatas karena ada tikungan kiri ini, jadi Subrata langsung memutar setir ke kanan menuju gang. Saat mobil ini sudah mengambil haluan dan posisinya di pas jalan datang mobil dari timur ke barat," kata Sudirtha.
Karena gugup, korban langsung tancap gas menuju gang arah rumahnya. Setelah hendak sampai di pintu gang ini justru setirnya tidak bisa di kontrol dan masuk ke jurang.
“Bisa jadi korban tadi gugup, kita tahu kalau mobilnya juga baru satu minggu dibeli,” jelasnya.
Melihat kejadian tersebut, warga pun berlarian menuju mobil pick up lalu mengeluarkan korban pasutri tersebut dari dalam mobil. Kedua orang itu langsung dibawa ke puskesmas terdekat karena mengalami luka-luka di sekujur tubuh.
"Luka-luka dan korban mengalami shok saja. Mobilnya hancur. Bemper, kaca depan yang hancur, karena posisi mobil awalnya depan ke bawah dan bagian belakangnya di atas,” paparnya.
Akibat peristiwa ini, macet panjang di tikungan tersebut pun tak terhindarkan. Kendati demikian, tak ada petugas kepolisian yang datang ke lokasi.
(Fiddy Anggriawan )