"Siapapun yang bersalah harus dihukum, meskipun itu darah daging saya sendiri. Berat, tetapi itulah yang harus saya ambil," tandasnya.
Menurut Hasani, banyak yang menilai bahwa kasus tersebut merupakan intrik dan rekayasa politik untuk menjatuhkannya dalam momentum politik menjelang Pilkada. Namun ia tidak mau berandai-andai dan meminta para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saya minta para pendukung untuk tetap semagat dan solid, tidak terpengaruh dengan provokatif. Saya tidak pernah meneteskan air mata karena musibah tersebut, tetapi saya terharu ketika masyarakat meminta agar saya bersabar atas cobaan tersebut," tutup Hasani.
(Angkasa Yudhistira)