Namun, usai melakukan saran untuk memasukkan nomor pin ATM, pulsa korban habis dan dia pun keluar untuk membeli pulsa. "Setelah saya masukkan nomor pin, ATM saya tidak juga keluar. Padahal katanya ATM saya akan keluar setelah memasukkan pin," tuturnya.
Dia pun langsung mendatangi kantor Bank BII cabang di SP Plaza, Sagulung untuk mencetak rekening koran.
Dia pun terperanjat saat melihat rekening koran yang baru saja di print, sebagian uang terlihat telah berpindah ke tabungan Bank Danamon milik seseorang yang tidak dikenalnya, dan sisanya diambil tunai.
"Sewaktu ATM saya tertelan itu, saya pun langsung pergi ke kantor Cabang BII, di SP Plaza Sagulung untuk mencetak rekening koran. Setelah itu saya terkaget melihat uang tabungan saya sudah pindah ke Bank Danamon milik yang diduga pelaku. Dan ada juga uang tunai diambil pelaku tersebut," ulasnya dengan lemas.
Sementara itu, Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan membenarkan adanya laporan tersebut masuk ke Polsek Sagulung. Dia mengatakan kasus itu sedang diselidiki.
"Apabila ada kartu ATM yang tertelan, silahkan konfirmasi ke sekuriti yang berjaga di mesin ATM. Jangan konfirmasi kepada orang-orang sekitar. Masyarakat harus jeli, call center tidak pernah menempel nomor ponsel," katanya.
(Retno Wulandari)