MOSKVA – Prancis kembali mendapatkan sokongan dalam rangka ambisinya mengenyahkan militan teroris ISIS. Setelah Inggris dan Jerman meningkatkan kontribusinya dalam koalisi, Prancis mendapat tambahan sokongan Rusia.
Hal itu dipastikan Presiden Prancis, François Hollande, saat menyambangi Presiden Rusia, Vladimir Putin di Kremlin, Moskva, Kamis, 26 November 2015 waktu setempat.
Putin merupakan figur ketiga yang ditemui Hollande, untuk dimintai dukungan memerangi ISIS lebih intensif pasca-teror Paris, setelah sebelumnya menemui Perdana Menteri Inggris, David Cameron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel.
Janji Putin untuk membantu Prancis, tak lepas keinginan membalas aksi teror ISIS yang meledakkan pesawat Rusia di Mesir, sebelum terjadi tragedi Paris yang menjadikan militan yang acap disebut “Daesh” itu sebagai musuh bersama Rusia dan negara-negara Barat.