YOGYAKARTA - Kebun bunga Amarylis atau dikenal oleh warga setempat Puspa Patuk, di Patuk, Gunungkidul, DIY, rusak akibat diinjak-injak ribuan pengunjung yang setiap hari datang sejak ramai dibicarakan di media sosial.
Bahkan, berbagai hujatan dan kecaman ditujukkan kepada pengunjung yang merusak bunga yang tumbuh saat awal musim penghujan ini. Bahkan foto seorang gadis cantik yang tengah tiduran di atas bunga menjadi bahan ejekan nitizen.
Menanggapi hal itu, Sukadi sang pemilik kebun mengungkapkan pihaknya tidak menyalahkan pengunjung yang menginjak-injak bunga di kebun miliknya. Sebab, dia mengakui belum menyiapkan jalan untuk pengunjung.
Sejak beberapa hari terakhir pengunjung terus berdatangan ke lokasi. Sukadi mengatakan, empat hari lalu kebun miliknya masih tampak asri. "Saya tidak menyangka kebun saya ramai dikunjungi wisatawan," kata Sukadi kepada wartawan, Sabtu (28/11/2015).
Dari catatannya Jumat kemarin tidak kurang 1.500 pengunjung mengunjungi lahan sekira 2.000 meter miliknya itu. "Tahun lalu ada sih pengunjung yang datang tetapi hanya satu atau dua orang, kalau tahun ini kok jadi ribuan, padahal saya belum melakukan pemetaan jalur pejalan kaki, sehingga sudah sewajarnya kalau rusak," ujarnya.